Showing posts with label Haru Group. Show all posts
Showing posts with label Haru Group. Show all posts

Wednesday, November 29, 2017

The Bet by Kimberly Joy Villanueva

November 29, 2017 0 Comments

The Bet  by Kimberly Joy Villanueva


📓 Judul Buku     : The Bet
📓 Penulis            : Kimberly Joy Villanueva
📓 Penerbit          : Penerbit Haru
📓 Tebal               : 320 Halaman
📓 Tahun Terbit  : July 2016
📓 My Rating      : Click Here


Blurb :

Drake Swift tidak pernah kalah taruhan dengan sahabatnya -- kecuali sekarang. Hukumannya? Membuat seorang Sophia Taylor jatuh cinta kepadanya, lalu putus dengannya begitu gadis itu jatuh ke dalam perangkapnya. Gampang!

Sophia Taylor -- pendiam, cerdas, dan sederhana -- dan terpesona dengan mata indah Drake. Permainan Drake sepertinya akan berjalan mulus. Kecuali, Sophia menganggap Drake cowok berengsek.

Pertanyaannya sekarang, akankah Drake memenangkan taruhan itu, atau sebaliknya, justru Sophia yang akan memenangkan hati Drake?

Review :

The Bet  by Kimberly Joy Villanueva


📓 Isi Cerita dan Konflik :

"Kau harus berkencan dengan seseorang -- yang nanti kutentukan -- selama sebulan. Lalu kau harus 'menembak'-nya. Kau harus yakin dia menerimamu. Kalau dia sudah menerimamu, kau tatap matanya dan bilang, 'Maaf, ini hanya taruhan.'" (Hal. 4)

Awal cerita dibuka dengan taruhan Drake Swift dengan sahabatnya Andre. Entah sengaja atau tidak, Andre menunjuk Sophia Taylor sebagai korban taruhan mereka. Drake menerimanya. Tapi ia belum tahu kalau Sophia itu bukanlah gadis lain yang mudah didekatinya.

"Jatuh cinta kepadamu adalah sesuatu yang tidak kuperkirakan. Mencintaimu adalah sesuatu yang tidak bisa kuhentikan, meski aku sudah mencoba." (Hal. 290)

"Kita tidak bisa menentukan dengan siapa kita jatuh cinta. Bahkan, rasanya mengejutkan saat kau menyadari bahwa semua yang kau inginkan tidak berjalan sesuai harapan." (Hal.290)

Komentar aku :

Secara keseluruha, aku cukup suka cerita The Bet ini. Dari awal cerita, aku langsung disuguhkan tentang taruhan yang dibuat Andre dan Drake, dengan Sophia sebagai korban mereka. Jadi, yang bikin aku suka itu karena awal baca, aku sudah dibuat tertarik untuk lanjut baca dan terus membalik halamannya.

Untuk konfliknya, selain tentang taruhan Drake dan Andre, tiap karakter utama punya konflik masing-masing juga. Dan tiap konflik juga diakhiri dengan baik dan manis.

Membaca buku ini, aku dibuat terpesona dengan penggambaran karakter Drake. Drake punya mata berwarna biru, dan dijelaskan kalau ia mempesona. Dan ada beberapa adegan yang menunjukkan betapa manisnya sikap Drake.

Sementara Sophie, aku ikut merasakan sedih pada tragedi yang pernah ia alami beberapa tahun sebelumnya. Tapi, aku kagum, dibalik semua rasa sakit yang pernah ia terima, ia masih sosok gadis yang kuat.

📓 Karakter :

Untuk karakternya, aku suka dengan Drake dan Sophia. Drake jelas digambarkan sebagai sosok yang tampan dengan mata biru lautnya. Dan Sophia digambarkan sebagai sosok yang cerdas, mani, dan ternyata memiliki mata biru juga. They are so adorable.

📓 Kesimpulan :

The Bet  by Kimberly Joy Villanueva


Aku suka karena di buku ini banyak momen yang bikin senyum-senyum karena tingkah lucu dan sweet tiap karakternya.

Terjemahannya juga enak dibaca. Aku jadi bisa menikmati buku ini seakan buku ini bukan buku terjemahan, tapi lokal.

Terakhir, aku rekomendasikan buku ini untuk kamu yang suka buku Young Adult Romance dengan konflik yang ringan dan manis.



 
 

Simon vs The Homo Sapiens Agenda by Becky Albertalli

November 29, 2017 1 Comments

Simon vs The Homo Sapiens Agenda by Becky Albertalli


📓 Judul Buku     : Simon vs The Homo Sapiens Agenda
📓 Penulis            : Becky Albertalli
📓 Penerbit          : Penerbit Spring
📓 Tebal               : 324 Halaman
📓 Tahun Terbit  : January 2017
📓 My Rating      : Click Here

Blurb : 


Gara-gara lupa me-logout akun E-mailnya, Simon tiba-tiba mendapatkan sebuah ancaman. Dia harus membantu Martin, si badut kelas, mendekati sahabatnya, Abby. Jika tidak, fakta bahwa dia gay akan menjadi urusan seluruh sekolah.
Parahnya lagi, identitas Blue, teman yang dia kenal via E-mail akan menjadi taruhannya.
Tiba-tiba saja, kehidupan SMA Simon yang berpusat pada sahabat-sahabat dan keluarganya menjadi kacau balau.

Review :

Simon vs The Homo Sapiens Agenda

📓 Isi Cerita dan Konflik :

Simon Spier selama ini merasa hidupnya tenang dan nyaman. Ia memiliki teman-teman di kehidupan nyata, dan 1 teman di dunia maya, yang ia ketahui bernama Blue. Hanya saja, walaupun teman-teman di kehidupan nyatanya sudah dekat dengannya selama bertahun-tahun, tapi ia justru lebih nyaman membua rahasia paling penting dalam hidupnya kepada Blue melalui e-mail.
Sampai di satu hari, teman satu klubnya, Martin, membaca e-mail-nya yang lupa ia logout. Sejak itulah hidup Simon mulai berubah. Rahasia bahwa ia gay sudah diketahui orang lain, yang ternyata sekarang memerasnya.
Martin : "Aku membaca e-mailmu."
 Simon : "Kau membaca e-mailku?"
Martin : "Well, aku memakai komputer yang baru saja kau pakai, dan waktu aku mengetik Gmail, akunmu terbuka. Kau seharusnya logout dulu."
Simon : Aku hampir tidak menyadari bahwa aku sedang jadi korban pemerasan.

 Simon tahu, suatu hari ia akan menghadapi momen di mana ia harus membuka rahasia pada orang terdekatnya. Tapi, apakah akan semudah itu? Ditambah lagi, ia pun semakin penasaran dengan sosok Blue yang mulai mencuri perhatiannya.

"Apa kau ingat cara orang melihatmu dengan muka datar dan berkata, "Um, okeee", setelah kau selesai berbicara? Sepertinya setiap orang ingin memperjelas bahwa, apa pun yang kau pikir atau rasakan, kau ini sebenarnya sendirian." (Hal. 17)
 "Kalau aku, aku tidak akan peduli apa yang orang lain pikirkan tentang aku. Lebih ke bagaimana aku ingin melangkah jauh, melakukan dan mengatakan apa yang kumau, tapi aku selalu ragu-ragu dan menahan diri. Kurasa penyebab terbesarnya adalah ketakutanku." (Hal. 66)

Dan konflik berkembang ketika Simon menemui situasai di mana ia harus jujur pada orangtuanya mengenai dirinya. Apalagi setelah Blue sudah melakukan hal yang sama terlebih dahulu.

"Omong-omong, aku ingin berterima kasih. Kau harus benar-benar tahu bahwa kaulah alasan aku bisa melakukan ini. Aku yang dulu tidak yakin apa akan pernah menemukan keberanian." (Hal.137)
 "Kau menginspirasiku, Blue. Akau mengalami Coming Out kemarin malam. Bukan kepada orangtuaku, tapi salaj satu sahabatku. Sedikit canggung dan aneh, tapi juga sangat melegakan." (Hal.138) 

Komentar aku :

Sejak awal baca novel ini, aku langsung dibawa ke konfliknya, di mana Simon langsung dihadapi dengan masalah karena isi e-mail-nya dibaca oleh salah satu temannya yaitu Martin.
Lalu, semakin cerita berjalan, dan ketika Simon dan Blue saling mengirim e-mail berisi curhatan mereka, aku jadi berpikir beberapa hal. Seperti begitu pentingnya kita menanggapi ketika ada lawan bicara sedang berbicara pada kita. Setidaknya tunjukkan bahwa kita antusias dan benar mendengarkan cerita mereka. Karena terkadang, tanggapan lawan bicara ketika seseorang bicara itu penting loh.

Seperti karakter Blue ini yang sepertinya ketika ia berbicara hal yang wajar, lawan bicaranya hanya menanggapinya dengan ekspresi tidak tertarik. Jadi,ketika ia memiliki rahasia yang hanya bisa dibaginya lewat e-mail pada Simon, ia merasa di kehidupan nyatanya, tidak akan bisa terbuka pada orang lain yang mungkin akan menganggap dirinya aneh. Ia ragu-ragu dan takut. Sebenarnya mungkin akan ia bisa bersikap tidak peduli dengan yang orang lain pikirkan. Hanya saja rasa ragu-ragu dan takutnya itu sepertinya lebih menguasai pikirannya sendiri.

Dari hal di atas inilah aku jadi terus-terusan menebak siapa Blue sebenarnya. Karena sosok ini pandai sekali menyembunyikan tentang dirinya yang sebenarnya di dunia nyata. Bahkan di depan Simon. Hingga Simon beberapa kali salah menebak siapa Blue sebenarnya.

Lalu, cerita semakin seru ketika satu persatu baik itu Blue dan Simon mulai berani mencoba terbuka pada orang terdekat mereka. Namun, apa orang terdekat mereka mampu menerima mereka apa adanya?

📓 Karakter :

Simon vs The Homo Sapiens Agenda


Karena cerita ditulis dengan POV 1, yaitu Simon Spier sebagai sosok Aku dalam novel ini, jadi aku merasakan karakter Simon ini cukup kuat. Ada beberapa adegan yang menunjukkan kalau Simon benar gay. Jadi bukan sekedar kata-kata yang mengatakan Simon adalah gay. Tapi dari adegan itu, aku menyimpulkan bahwa, ya, benar, Simon ini gay.

Lalu ada sahabat Simon sejak kecil, yaitu Nick dan Leah. Juga Abby, gadis yang baru dikenal Simon saat SMA, tapi justru bisa menjadi sahabat untuk Simon. Dan salah satu sahabat ini yang menjadi tempat Simon mengatakan dirinya yang sebenarnya.

Ada juga Alice dan Nora, Kakak dan adik perempuan Simon. Lalu Martin Addison, sosok yang membaca e-mail rahasia Simon bersama Blue. Juga Cal Price, sosok lelaki yang Simon curigai sebagai Blue.

Untuk sosok Blue sendiri, aku merasakan Blue sebagai sosok yang berani, namun ia sempat tidak percaya diri dengan keadaannya. Tapi setelah mengenal Simon, ia mulai berubah. Sampai berhasil membuat Simon jatuh cinta padanya. Hingga Simon memaksa bertemu dengan Blue ini. Tapi, apa Blue siap?

📓 Kesimpulan :

Simon vs The Homo Sapiens Agenda


Novel ini page turner banget. Aku selalu dibawa penasaran tentang gimana Simon menghadapi masalahnya, tentang siapa identitas Blue sebenarnya. Sampai kemudian di akhir cerita, ternyata tebakanku salah ketika identitas Blue akhirnya terbuka.
Novel ini memililki kisah yang ringan walaupun konfliknya lebih cocok untuk pembaca dewasa. Ceritanya tentu saja bikin penasaran dikarenakan identitas Blue, dan tentang gimana tanggapan orang terdekat Simon mengenai dirinya yang gay.

Terjemahannya enak dibaca, hingga aku pun dengan mudah menikmati ceritanya sejak awal hingga akhir cerita.

 


Thursday, June 1, 2017

Golden by Jessi Kirby

June 01, 2017 2 Comments
Golden by Jessi Kirby


📓 Judul Buku     : Golden
📓 Penulis            : Jessi Kirby
📓 Penerbit          : Penerbit Spring
📓 Tebal               : 308 Halaman
📓 Tahun Terbit  : January 2017
📓 My Rating      : Click Here

Blurb : 


Parker Frost belum pernah mengambil risiko. Dia akan lulus dari SMA sebelum sempat mencium cowok yang dia sukai. Jadi, saat nasib menjatuhkan buku catatan Julianna Farnetti ke pangkuannya—buku catatan yang mungkin bisa membongkar misteri kota tempat tinggalnya—Parker memutuskan untuk mengambil kesempatan itu.

Julianna Farnetti dan Shane Cruz dikenang sebagai pasangan ideal di SMA Summit Lakes, sempurna dalam segala hal. Mereka meninggal dalam kecelakaan di malam bersalju, meninggalkan hanya sebuah kalung, dan tanpa jenazah. Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi malam itu. Hanya saja, tidak semua kebenaran ingin ditemukan.

Wednesday, April 26, 2017

Stolen Years by Ba Yue Chang An

April 26, 2017 0 Comments
Stolen Years by Ba Yue Chang An


📓 Judul Buku     : Stolen Years
📓 Penulis            : Ba Yue Chang An
📓 Penerbit          : Penerbit Haru
📓 Tebal               : 344 Halaman
📓 Tahun Terbit  : Januari 2016
📓 My Rating      : Click Here

Blurb :

Benarkah waktu dapat mengikis perasaan cinta?

Hal terakhir yang diingat He Man adalah ia sedang berbulan madu dengan suaminya, Xie Yu. Namun, tiba-tiba gadis itu terbangun di rumah sakit dan sudah bercerai. He Man mengalami amnesia dan lupa akan lima tahun terakhirnya.

Ia tidak mengerti mengapa ia bisa bercerai dari Xie Yu padahal mereka saling mencintai. Ia tidak mengerti mengapa sahabatnya sekarang malah menjadi musuhnya. Ia tidak mengerti mengapa seakan semua orang membencinya.

Ketika He Man berusaha mengumpulkan kembali kenangan ingatannya, ia mulai menemukan hal-hal yang tidak pernah ia duga sebelumnya.